Sareh Rudianto: Dokumentasi Memang Menjadi Kendala di Jatiarjo

Sebagai rangkaian kegiatan asesmen profil desa dan profil pertanian di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Tim Program PADI laksanakan Focuss Group Discussion (FGD) Asesmen Program, Jum’at (30/12) malam. FGD tersebut dilaksanakan untuk mendalami dan mengkonfirmasi data hasil wawancara dan penelitian lapang yang sudah dilakukan sejak 16 Desember kemarin.

Dalam pengantar awalnya, Edi Purwanto yang menjadi fasilitator forum menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan asesmen. “Kami ingin memotret dan melihat profil desa dan pertanian di Desa Jatiarjo. Hingga nantinya data tersebut akan kami olah dan gunakan sebagai data awal perencanaan kegiatan sekolah lapang. Data tersebut nantinya juga akan kami serahkan kepada pihak desa untuk dijadikan file desa,” terangnya.

Sementara itu, Sareh Rudianto, Kepala Desa Jatiarjo, menyambut baik penelitian yang dilakukan oleh Tim Program PADI. “Saya ucapkan terimakasih untuk teman-teman dari Averroes sudah melaksanakan penelitian di desa kami. Tentunya, penelitian tersebut saya yakin akan bermanfaat bagi kami di Desa Jatiarjo,” katanya.

Lebih lanjut, Sareh menambahkan bahwa selama ini pihaknya memang terkendala dengan keberadaan dokumen fisik terkait profil pertanian. “Kelompok Tani di Jatiarjo ada banyak. Semuanya berjalan dengan baik. Namun begitu, kami tidak bisa memungkiri bahwa dokumen fisik yang berisi profil pertanian dan kelompok tani di Desa Jatiarjo memang belum terdokumentasi dengan baik. Jika ada, masih terpecah di masing-masing kelompok tani, itupun tidak semuanya punya,” jelasnya.

FGD yang dimulai pukul 20.00 WIB di Balai Desa Jatiarjo ini juga dihadiri oleh perwakilan dari kelompok-kelompok tani, pemerintah desa, tokoh pemuda, dan beberapa tokoh masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *