Pentingnya Mengenal Potensi Desa

 

Desa dapat identik dengan karakter masyarakatnya yang ramah, jujur dan masih polos. Karakter ini berharmonisasi dengan suasana alam yang masih sangat sejuk. Perpaduannya dapat menjadi suatu kekuatan yang menopang perekonomian desa dengan prinsip gotong royong dalam mengakses sumber daya ekonomi desa.

Pengalaman dua tahun terakhir dalam proses pendampingan yang telah dilakukan oleh Komunitas Averroes menemukan bahwa tiap desa memiliki potensi yang beragam dan berbeda-beda. Keberagaman tersebut dapat menjadi kekuatan apabila tiap desa memiliki kepercayaan diri untuk berkembang menjadi lebih maju dan sejahtera.

Potensi Desa

Beberapa desa yang kami dampingi memiliki potensi di bidang pertanian. Desa-desa ini memiliki komoditas potensial menjadi penunjangnya, seperti: padi, jagung, umbi-umbian, kacang, susu, kopi dll. Sayangnya, ketika kami datang untuk pertama kalinya potensi ini belum terkelola dengan baik.

Atas dasar existing condition tersebut, kami memiliki inisiatif untuk memberdayakan mereka dengan mengajak untuk mulai mengelola potensi pertanian, khususnya produk pasca panen. Proses pengolahan produk pasca panen hasil pertanian diarahkan menjadi produk unggulan desa. Beberapa aktor terkait kami ajak untuk kegiatan ini, seperti: pemerintah desa, pelaku usaha, dan petani.

Agribisnis dan Wisata Desa

Agribisnis berkaitan tentang hasil pertanian pasca panen warga desa. Beberapa instrumen agribisnis yang kami lakukan dalam proses pemberdayaan, diantaranya:

  1. Analisis Potensi

Merupakan kegiatan yang dilakukan secara partisipatif untuk mengenali potensi-potensi di desa, baik sumber daya alam dan sumber daya manusia.

  1. Marketing Produk

Kegiatan pembelajaran pada masyarakat desa yang berkaitan dengan tata cara penjualan produk dan peningkatan branding produk.

  1. Manajemen Bisnis

Bisnis merupakan kegiatan ekonomi yang cukup kompleks, utamanya bagi masyarakat desa. Manajemen bisnis berbicara mengenai proses pengelolaan bisnis dari segi sumber daya manusia dan kelembagaannya.

Pada aspek wisata, wisata alam masih menjadi primadona. Wisata alam memiliki segmentasi pasar yang menggiurkan. Masyarakat perkotaan biasanya senang berkunjung ke desa untuk bersenandung dengan alam. Adapun berikut empat hal yang yang harus dilakukan oleh Pemerintah Desa untuk mengembangkan wisata

  1. Membentuk Pokdarwis

Merupakan organisasi kelompok dibentuk oleh pemerintah desa dan diresmikan oleh Dinas Pariwisata. Keberadaan Pokdarwis bertujuan untuk mengembangkan potensi alam dan wisata yang ada di desa.

  1. Membentuk Pokja (Kelompok Kerja) /Panitia

Pokja bertugas untuk membantu pokdarwis skala desa kaitannya mengidentifikasi potensi di tiap tiap dusun. Panitia membantu Pokdarwis dan Pokja sebagai penanggung jawab event skala desa

  1. Promoting

Merupakan aktivitas yang berkaitan dengan dengan promosi pada pihak-pihak terkait, misalnya pada: travel dan sekolah-sekolah. Media marketing salah satunya adalah brosur. Media ini berisikan destinasi wisata sekaligus harga paket. Selain itu, website juga bisa digunakan media yang digunakan.

  1. Reporting and Evaluating

Memberikan laporan kepada warga desa. Bahwa apa yang dikerjakan tentang pengembangan wisata dapat dipertanggung jawabkan dan bermanfaat bagi desa.

Seluruh instrumen di atas merupakan pengalaman yang sudah kami lakukan. Instrumen tersebut dapat dipandang masih relevan untuk dipakai dalam proses pemberdayaan masyarakat desa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *