Pendaftar Sarasehan Tani Membludak, Begini Tanggapan Ketua Pelaksana Sarasehan Tani

Noor Zuhdiyaty, Ketua Pelaksana Sarasehan Tani

SarasehanTani, Malang – Semenjak dibukanya pendaftaran peserta Sarasehan Tani, sudah nampak bahwa acara Sarasehan Tani akan mendapat respon banyak dari berbagai kalangan. Terbukti meski baru dibuka 3 hari pendaftaran, dimulai dari tanggal 4 juli sudah mendapatkan 300 lebih pendaftar. Pada waktu itu, hal tersebut direspon sangat baik dan senang oleh panitia penyelenggara.

Ketua Pelaksana Sarasehan Tani Noor Zuhdiyaty dalam hal ini menyampaikan, “Tentu kami sangat senang melihat banyaknya peserta yang mendaftar, padahal masih baru dibuka. Hal tersebut menandakan Acara ini banyak diminati oleh masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk dari berbagai daerah juga. Peserta yang telah mendaftar juga banyak diisi oleh para petani, akademisi hingga para praktisi bidang pertanian,” Kata wanita berciri khas kerudung santri ini.

Sementara itu, para pendaftar yang ingin turut hadir di acara Sarasehan Tani dari hari ke hari terus bertambah. Setelah resminya pendaftaran ditutup kemarin (17/070/2017), jumlah pendaftar yang masuk ternyata malah melebihi ambang batas, berjumlah 750 lebih peserta. Membludaknya peserta yang mendaftar tentu membuat panitia harus sesegera mungkin mengambil keputusan. Pasalnya, dari ketentuan jumlah peserta yang sudah ditetapkan oleh panitia adalah sebanyak 500 peserta.

Menanggapi hal itu, Noor Zuhdiyaty sewaktu ditemui menyampaikan, “Saya sudah mengadakan koordinasi bersama panitia dan beberapa anggota Steering Commite (Komite Pengarah) untuk menanggapi membludaknya peserta, termasuk Koordinator Steering Commite hadir di koordinasi itu. Kami mengambil keputusan, dari keseluruhan pendaftar yang masuk, akan disaring menjadi 500 peserta yang dapat hadir di lokasi Sarasehan Tani.” Tutur Diah, sapaan akrabnya.

Selanjutnya, sewaktu dimintai keterangan mengenai solusi alternatif bagi para pendaftar yang tidak dapat hadir di lokasi acara, Diah mengatakan, “Kami akan memberikan informasi serta update berita selama kegiatan berlangsung, melalui website SarasehanTani.com dan akun sosial media Komunitas Averroes mereka dapat mengaksesnya. Dengan begitu harapan kami bagi mereka yang tidak bisa hadir di lokasi, tetap bisa memperoleh manfaat serta essensi dari acara Sarasehan Tani” Tambah Diah di ruang rapat Komunitas Averroes.

Hingga saat ini, selain keputusan di atas, panitia masih terus memikirkan solusi alternatif terbaik lainnya. Termasuk dengan mencoba membangun jaringan kerjasama dengan media cetak maupun non-cetak di berbagai daerah, seperti jaringan media Warta Bromo.[HASAN]

 

Sumber: sarasehantani.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *