Jelang Akhir Tahun, Wisata Desa Kalipucang Meningkat

Pasuruan-Desa Kalipucang Kecamataan Tutur mulai banyak didatangi para wisatawan pada libur akhir tahun ini. Sebanyak puluhan bahkan ratusan wisatawan mengunjungi destinasi-destinasi wisata yang ada di desa. Salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan adalah Bukit Tumang. Destinasi ini menawarkan lanskap perbukitan Kecamatan Tutur yang dibalut spot selfie.

Dinda Karina Putri selaku Marketing Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kalipucang menyampaikan bahwa terdapat peningkatan kunjungan di desanya pada liburan akhir tahun ini.

“Sebagian besar didominasi anak-anak sekolah. Karena memang mereka sedang libur. Banyak dari mereka yang mengunjungi destinasi Bukit Tumang dan Air Terjun Sumber Nyonya,” ungkapnya.

Ia melanjutkan meningkatnya kunjungan wisatawan ini menjadi tantangan bagi Pokdarwis. Kelompok harus mampu memberikan pelayanan yang baik terhadap para pengunjung yang datang. Selain itu, kelompok juga harus mampu memberikan proteksi akan kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain wisatawan, di akhir tahun ini Desa Kalipucang juga mulai banyak dikunjungi oleh individu dan institusi yang ingin belajar ke Pemerintah Desa Kalipucang. Sebagian besar dari mereka ingin belajar dalam hal pengelolaan desa wisata serta destinasinya.

Hal ini diungkap oleh Rizka Eva selaku Sekretaris Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Kartika Hutama. Ia mengatakan bahwa mulai banyak yang datang ke desanya untuk belajar, diantaranya mahasiswa yang melakukan penelitian tugas akhir dan institusi yang melakukan studi banding.

“Kalipucang hari ini disibukkan dengan berbagai kegiatan persiapan untuk menyambut rombongan tamu dari Tim Program Inovasi Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo yang berencana Study Banding dan kunjungan ke Kalipucang. Sejak 4 bulan yang lalu tamu mulai berdatangan ke Kalipucang untuk study banding, kunjungan atau menyewa tempat untuk acara tertentu,” ujarnya.

Desa Kalipucang merupakan salah satu desa yang mengalami peningkatan pembangunan agrobisnis dan agrowisata yang sangat signifikan di Kabupaten Pasuruan. Bahkan baru-baru ini desa yang mulai di dampingi oleh Averroes dan Sampoerna untk Indonesia sejak 2016 ini ditetapkan sebagai Kawasan Wisata berskala internasional oleh Project Uitzending Managers (PUM) dari Belanda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *