Bromo Fun Tracking: Perpaduan Wisata Alam dan Edukasi

Hong Ulung Basuki Langgeng……
Langgeng Basuki…………….

Desa Podokoyo terletak di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Dari desa ini keagungan Semeru dan kemegahan Bromo nampak begitu anggun. Hamparan pertanian yang luas juga menghiasi desa ini dengan dibalut budaya dan kearifan lokal. Suku tengger mendominasi struktur kemasyarakatan desa ini. Berdasarkan cerita rakyat, suku ini bermula dari kisah Joko Seger dan Roro Anteng yang hidupnya sehari-hari menjaga Gunung Bromo dan menyambung hidup dari hasil pertanian.

Panorama Bromo

Pondasi gotong royong yang dibangun dan tingginya toleransi dalam umat beragama membuat kehidupan warga desa damai, rukun dan sejuk. Modal sosial tersebut membuat warga bersepakat mengembangkan desa lewat wisata. Pemerintah desa bersinergi dengan warga desa membangun wisata lewat Bromo Fun Tracking (BFT) sebagai ikon dengan dipercantik melalui suguhan kebudayaan. Event ini direncanakan secara periodik yakni setahun sekali.

Pengelolaan wisata berada langsung di bawah Pokdarwis dan Pemerintah Desa. Sinergitas ini dijaga dengan mengandalkan gotong royong yang telah menjadi kearifan lokal. Kongretnya, kesuksesan tata kelola wisata di desa diupayakan melalui jejaring interaksi berbagai aktor dengan melibatkan mereka sesuai peranan dan fungsinya.

Bromo Fun Tracking sebagai salah satu ikon wisata Desa Podokoyo memiliki keunikan sebagai destinasi karena mengajak pengunjung menikmati keindahan alam lereng Bromo sekaligus berolahraga. Pengunjung harus berjalan 7 km menuju Pasir Berbisik Gunung Bromo. Di tempat finish yang berlokasi di Dingklik, pengunjung dapat langsung menikmati pemandangan Gunung Bromo dengan kalderanya.

Adapun rute yang akan dilewati pada Bromo Fun Tracking adalah

  1. Pondok Bakung, merupakan pemberhentian pertama dari proses perjalanan. Tempat ini juga menjadi situs peninggalan Terdapat bangunan pondok beratap alang gunung. Dulunya tempat ini dijadikan nonik Belanda dan kuli tandu untuk melepas lelah
  2. Banyu Kembar, dua mata air yang terlihat sama bentuknya (kembar). Tempat ini bisa digunakan sebagai lokasi istirahat. Para pengunjung dapat melepas lelah sekaligus mengusir dahaga. Disini terdapat sumber air yang jernih sehingga pengunjung dapat meminumnya langsung.
  3. Terowongan, tempat ini ditumbuhi tanaman semak-semak yang menutupi sepanjang perjalanan. Sehingga dibuat lorong/terowongan. Semak tersebut sekarang tinggal sedikit hanya terlihat seperti lingkaran
  4. Dingklik, Setelah kurang lebih 90 menit perjalanan, pengunjung akan tiba di Pemandangan yang disuguhkan adalah keindahan Gunung Bromo dengan luasanya kaldera yang menakjubkan.
  5. Puncak Jamil, di tempat ini pengunjung dapat menikmati pemandangan bromo yang sangat mempesona. Setiap perjalanan pulang akan berhenti di Puncak Jamil yang sangat indah dengan ketinggian 2200 mdpl. Pengunjung juga dapat menikmati pertanian yang mengelilingi tengger brang kulon. Disinilah Spot selfie yang paling menarik dengan background area pertanian yang hijau dan luas
  6. Pusung Tumpuk, adalah titik terakhir yang dapat anda nikmati pada perjalanan pulang. Di titik ini terdapat patmasari tempat pemujaan (tetamping) yang terawat dengan baik. Pusung tumpuk berarti bukit-bukti yang bertumpuk tumpuk.

Adapun pada saat perjalanan, pengunjung dapat menikmati hidangan yang disajikan oleh penduduk setempat, seperti:

  1. Ranti (jenis sayuran)
  2. Grigit (jenis jamur hutan)
  3. Gronggong (jenis buah hutan)

Tidak lupa pula, cinderamata dan oleh-oleh akan disuguhkan pada para pengunjung saat akan bertolak dari desa.

Wahana Baru

Pengembangan Bromo Fun Tracking menjadi salah satu fokus kegiatan Pokdarwis kedepannya. Minat khusus yang memacu adrenaline akan menjadi salah satu topik bahasan yang direncanakan. Sehingga jalur yang dilewati Bromo Fun Tracking tidak hanya untuk Tracking. Namun juga dapat dimanfaatkan untuk Sepeda Dowhill dan Motor Trail. Rencananya, destinasi ini akan melalui Dusun Ngawu lanjut ke Puncak Jamil dan finish di Dingklik. Meskipun demikian, juga tidak menutup kemungkinan adanya jalur lain yang bisa dilewati dalam ingkup Desa Podokoyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *