Ada Festival Nggoreng dan Ngudek Kopi di Sarasehan Tani di Wisata Kampung Kopi Jatiarjo

SURYA.co.id | PASURUAN – Acara Sarasehan Tani akan digelar di Wisata Kampung Kopi Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mulai Jumat (28/7/2017) hingga Minggu (30/7/2017).

Acara yang digagas Averroes bekerjasama dengan Pemkab Pasuruan dan Sampoerna untuk Indonesia, mengusung Tema “Membangun Sinergi, Menguatkan Petani”.

Acara ini akan menghadirkan para petani di seluruh Indonesia, dan beberapa pemangku kebijakan di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan hingga pemerintah pusat.

Forum ini akan mempertemukan berbagai stakeholder untuk saling bertukar pengalaman gagasan dan ilmu pengetahuan demi menciptakan perbaikan kondisi pertanian Indonesia.

Dalam sarasehan itu ada dua forum. Forum pertama disebut sebagai Sarasehan Nasional yang akan diikuti seluruh peserta.

Forum kedua berupa kelas inovasi petani. Pada kelas inovasi petani, para peserta diperkenankan untuk memilih tema apa yang akan diikuti.

Selain sesi sarasehan dan kelas, juga akan dihelat festival nggoreng kopi dan ngudek kopi.

Untuk forum sarasehan nasional ini, sedikitnya ada empat sesi. Sarasehan Nasional 1,2,3, dan 4.

Dalam forum sarasehan itu nantinya akan menjadi forum diskusi antara petani dan pemangku kebijakan.

Rencananya, beberapa pejabat yang dijadwalkan hadir adalah Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjoyo, Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf,, Bupati Bondowoso Amin Said Husni, Sekjen Aliansi Petani Indonesia Muhammad Nuruddin, Direktur Susdec LPTP Rahadi, Dosen UNIRA Malang Arief Lukman Hakim, Pakar Kebijakan Publik Fadillah Putra, Direktur Infest Yogyakarta Muhammad Irsyadul Ibad, dan banyak lagi.

Sutomo, Ketua Averroes , mengatakan masa depan pertanian di Indonesia semakin ke sini semakin kurang jelas.

Pemasangan Baliho Menjelang Acara Sarasehan Tani

Sebagai penopang hajat hidup sebagian besar penduduk Indonesia, sudah semestinya pertanian menjadi sektor yang kokoh dan tumbuh dengan pesat.

“Wajar kiranya jika pertanian menjadi pintu masuk dalam pengentasan kemiskinan. Sejarah telah mencatat Indonesia pernah berjaya dengan sektor pertanian sebagai penopang kesejahteraan masyarakat,” katanya kepada Surya.

Dia mengatakan, sarasehan ini menjadi penting untuk mengawali munculnya penyamaan visi dan program dalam membangun sektor pertanian.

Dalam forum ini, petani menjadi perhatian dan fokus utama. Para petani perlu ikut ambil bagian dalam menyatakan gagasan, peluang dan tantangan yang dihadapi selama bergelut pada sektor pertanian.

Sumber: http://surabaya.tribunnews.com/2017/07/27/ada-festival-nggoreng-dan-ngudek-kopi-di-sarasehan-tani-di-wisata-kampung-kopi-jatiarjo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *